AIEANGEK ONLINE -- Bagaimana cara yang tepat untuk membasmi kutu putih pada tanaman? Mari simak lengkap penjelasannya di bawah ini.
Baca sampai selesai semoga bermanfaat.
1. Mencabut daun yang terinfeksi
Jika hama kutu putih baru menyerang salah satu daun tanaman kamu, maka cara pertolongan pertama yang bisa kamu lakukan adalah segera memangkas daun tersebut. Penanganan dini ini dilakukan untuk mencegah penyebaran hama ke tanaman lain.
Umumnya, daun yang terkena hama akan berubah menjadi warna kuning. Selain itu, telur kutu putih akan terlihat jelas pada bagian bawah daun.
2. Membasmi sarang semut
Salah satu ciri-ciri daun yang terserang kutu putih adalah zat lengket pada daun yang dapat menarik semut datang ke tanaman tersebut. Jika semut hadir, maka akan mencegah predator alami yang bisa membantu membasmi kutu tersebut.
Tak hanya itu, semut juga bisa menularkan kutu putih ke tanaman lain sehingga masalah penyebaran hama akan semakin sulit untuk dikendalikan.
3. Gunakan insektisida alami
Teknik selanjutnya adalah dengan menyemprotkan insektisida alami pada tanaman. Tenang saja, bahannya mudah kamu temukan di area rumah, kok.
Kemudian, semprotkan pada seluruh area tanaman yang terinfeksi. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan lakukan secara berkala selama beberapa minggu sampai kutu putih menghilang.
Ada beberapa bahan yang dapat digunakan untuk membuat pestisida nabati untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman terutama membasmi kutu kebul, yaitu:
• Daun mimba / neem (Azadirachta indica).Daun mimba mengandung bahan aktif azadirachtin yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan kutu kebul.
• Daun tembakau. Daun tembakau mengandung bahan aktif nikotin yang dapat membunuh kutu kebul.
• Daun sirsak.Daun sirsak mengandung bahan aktif asam malat yang dapat mengganggu sistem pernapasan kutu kebul.
• Bawang putih dan bawang merah.Bawang putih mengandung bahan aktif allicin yang dapat membunuh kutu kebul.
• Cabai rawit.Cabai rawit mengandung bahan aktif capsaicin yang dapat membunuh kutu kebul
• Kunyit.kunyit memiliki kandungan senyawa kurkumin yang memiliki sifat antibakteri dan tergolong insektisida alami. Sebagai Insektisida alami kunyit dapat mengusir dan membunuh hama tanaman, juga dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit dengan memperkuat dinding sel tanaman.
Proses membuat Pestisida Organik untuk mengendalikan kutu putih tidaklah sulit. Kita bisa lakukan cara-cara berikut.
Alat :
• Blender / lesung penumbuk.
• Literan
• Mangkuk
• Sendok
• Spray
• Baskom
Bahan :
• Bawang Merah 3 Siung
• Bawang Putih 3 Siung
• Kunyit1-2 ons
• Air 1 liter
Langkah-langkah :
• Blender / tumbuk semua bahan dengan air sebanyak 0,5 liter
• Masukkan ke wadah yang berisi 0,5 liter air
• Aduk hingga merata
• Saring larutannya
• Didiamkan atau difermentasi selama minimal 24 jam atau 1 hari.
• Larutan siap digunakan.
Cara penggunaannya :
• Pengocoran/Penyiraman dapat dilakukan dengan perbandingan takaran Pestisida : Air 0,1 liter (100 ml) : 10 liter.
• Semprotkan pestisida nabati pada bagian tanaman yang terserang kutu kebul.
• Semprotkan pestisida nabati pada pagi atau sore hari, saat cuaca tidak terlalu panas.
• Semprotkan pestisida nabati secara merata, terutama pada bagian bawah daun.
• Ulangi penyemprotan setiap 3-4 hari sekali, sampai kutu benar-benar hilang.
Tips:
• Untuk hasil yang lebih maksimal, lakukan penyemprotan secara rutin.
• Gunakan botol semprot yang bersih dan steril.
• Simpan pestisida nabati di tempat yang sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung.
Pemilihan pestisida nabati dapat disesuaikan dengan ketersediaan bahan di lingkungan sekitar kita. Atau kita juga menanam sendiri tumbuhan alami yang dapat menjadi bahan pestisida.
Semoga bermanfaat
Saling berbagi informasi dan pengalaman untuk kemajuan petani Indonesia
