Perantau Aie Angek Inisiasi Gerakan Tanam Akar Wangi Penahan Banjir, Rekomendasi BNPB

Nagari Aie Angek
1


AIE ANGEK - Bencana banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Nagari Aie Angek memantik empati dan keinginan sejumlah anak nagari untuk coba berbuat sesuatu guna antisipasi ke depan

Salah satunya upaya penanaman tumbuhan jenis akar wangi yang dikenal sebagai tanaman potensial untuk menahan air dalam tanah.

Gagasan ini dilontarkan salah seorang tokoh masyarakat perantau Yong Ardinal.  Yong Ardinal adalah profesional yang berkerja di perusahaan multinasional, membidangi salah satunya terkait mitigasi kebencanaan.

Ia menggagas agar ke depan masyarakat petani yang ada di lereng Gunung Marapi (Rimbo) bersedia menanam tumbuhan akar wangi di sekitar lahan pertanian. Meski tak mudah, tapi Yong Ardinal optimis gerakan ini akan membantu mengantisipasi bahaya banjir di masa datang.

Akar wangi adalah salah satu tanaman yamg direkomendasi  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).  



Dikutip dari situs bnpb.go.id, bagian akar dari Akar Wangi bermanfaat mencegah longsor dan banjir, memperbaiki kualitas air, melindungi infrastruktur, menyerap racun, serta menyuburkan tanah. Selain itu, tanaman ini sebagai pengikat tanah untuk jangka pendek. 

Akar Wangi adalah sejenis sereh wangi yang akarnya kuat dan kencang seperti kawat baja, mencengkram tanah serta menahan longsor.

Seperti dilansir bnpb.go.id, pasca banjir bandang dan longsor yang terjadi di Desa Jemblung, Banjarnegara, Jateng pada 2014 silam,  Kopassus TNI Angkatan Darat  menanami akar wangi atau vetiver di areal bekas longsor yang berada di Jemblung.

Itulah akar wangi yang dimaksud Yong Ardinal.

"Tadi malam, kami rapek di Surau Inyiak Tuo dengan beberapa orang petani. Sudah dibentuk Pionir dalam gerakan "Sejuta Pilubang Wangi" yang akan memulai membuat lubang resapan air di setiap ujung petakan parak untuk menahan dan meresapkan air hujan yang turun di setiap parak," ungkap Yong Ardinal kepada Aie Angek Online, Minggu (26/5/2024). 

"Sedang dipesan 200 bibit akar wangi dari Bogor sebagai langkah awal," tukuknya.

Ia mengatakan, sesuai diskusi sebelumnya dengan sejumlah pemuda dan perantau, bahwa perantau Aie Angek akan mendukung semua upaya mitigasi banjir dam bencana yang ada.

"Yang penting kita berbuat dari diri kita sendiri, dari hal kecil dan dari saat ini juga. Perjalanannya masih panjang, karena perlu waktu. Oleh karena itu kita perlu stamina yang kuat dan panjang,,"pungkasnya optimis.

Sementara itu Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Widodo membenarkan terkait manfaat akar wangi.

"Manfaat dari tanaman akar wangi antara lain bagian daunnya dapat bermanfaat menyerap karbon, pakan ternak, mengusir hama, bahan atap rumah, dan bahan dasar kertas," kata Agus Widodo mengutip bnpb.go.id  12 Januari 2020. (At)

Posting Komentar

1Komentar
  1. Tarimokasih para perantau dan masyarakat yang telah ikut mendukung gagasan ini. Semoga ke depan kampaung kita aman dari bencana banjir. Aamiin

    BalasHapus
Posting Komentar


Media ini tayang pertama kali pada 10 Maret 2009
sebagai media informasi seputar kampung halaman dan rantau.


Tungganai:
. Ketua Ikaira Jaya

Tim Redaksi:
. Oce E Satria Dt Tumuamaik

. Indra Thalib St Lelo Kayo

. Yuliusman Kamil


To Top