AIEANGEK ONLINE -- Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi telah berpulang ke rahmatullah. Pihak Pemkab Tanah Datar menyebutkan Bupati Irdinansyah meninggal pada pukul 19.55 WIB, Sabtu (19/9/2020) diRSUP M Jamil Padang.
Sebelumnya Idinansyah dirawat sejak sepekan terakhir di RSUP M Djamil. Irdinansyah diketahui mengalami gangguan kesehatan sejak setahun terakhir ini.
Kabag Humas Pemkab Tanah Datar Yusrizal mengatakan, jenazah Irdinansyah akan dimakamkan Minggu (20/9/2020).
"Rencana sementara, akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Lintau," kata Yusrizal.
Malam ini, menurut rencana jenazah akan dibawa ke Batusangkar untuk disemayamkan di rumah dinas bupati di Indojalito.
Kata Yusrizal, Irdinansyah sudah hampir tiga pekan dirawat di rumah sakit. "Penyakit lama beliau. Selama ini beliau menderita kanker, dan kali ini sudah hampir tiga minggu dirawat di rumah sakit," kata dia.
Drs H Irdinansyah Tarmizi dilahirkan di Bukittinggi pada 13 Maret 1957. Selain pernah menjadi anggota DPRD yang cukup lama (DPRD Padang dan DPRD Sumbar) juga pernah menjadi Ketua DPD KNPI Sumbar.
Ia adalah politisi senior dari Golkar sejak masa orde baru. Irdinansyah menjabat Bupati Tanah Datar sejak 17 Februari 2016. Lalu setelah sempat menjadi wakil bupati di masa kepemimpinan Shadiq Pasadigue dari 12 Mei 2014 hingga 26 September 2015.
Dalam pilkada empat tahun lalu ia maju bersama pasangannya Zulfadri Darma dan menang dengan 52 ribu lebih suara yang dikantonginya.
Resmikan Masjid Ar Raudhah Aie Angek
Bupati Irdinansyah tahun lalu tepatnya Rabu (10/4/2019) sempat datang ke Aie Angek untuk meresmikan Masjid Ar-Raudhah yang dibangun di lokasi yang berada di pinggir jalan raya Padang - Bukittinggi. Masjid yang juga berdekatan dengan pasar sayuran dan rest area tersebut dibangun secara swadaya oleh masyarakat nagari Aie Angek, kecamatan X Koto.
Di kesempatan itu, Irdinansyah juga mengatakan bahwa ada beberapa alasan mengapa Pemkab Tanah Datar secara terus menerus melakukan program tahfidz Quran,
Hal ini jelasnya, dikarenakan anak-anak yang hafidz Quran cenderung pintar dan mereka juga memiliki akhlak yang mulia.
“Untuk itu sejak kami diamanahkan oleh masyararakat Tanah Datar, semula cuma ada 6 rumah tahfidz sekarang sudah menjadi 156 rumah tahfidz dan 14 di antaranya menjadi binaan pemerintah kabupaten,” ujarnya.
Dia juga mengatakan bahwa Pemkab Tanah Datar memberikan reward anak-anak yang terbaik dan terbanyak dalam hafalan Alquran untuk ikut studi banding ke luar negeri bersama anak-anak berprestasi lainnya.
“Hal ini kami lakukan guna untuk memberikan motivasi kepada anak-anak agar lebih giat dan rajin lagi dalam menghafal Alquran,” kata Irdinansyah
Lebih lanjut disampaikan bahwa pada tahun 2018 kemarin ada sebanyak 6 orang hafidz Quran yang diberikan reward untuk pergi umrah ke tanah suci Makkah. Namun ini dananya tidak dari pemerintah daerah, melainkan dari para donatur yang sengaja ingin ikut memotivasi anak-anak dalam menghafal Alquran.
Dan pada saat itu, juga sudah ada 10 orang donatur yang mendaftar. "Sehingga pada tahun ini minimal akan ada 10 orang anak-anak kita yang hafidz Quran akan diberangkatkan ke tanah suci," sambung Irdinansyah.
Irdinansyah juga mengimbau warga masyarakat nagari Aie Angek untuk bisa memanfaatkan dan meramaikan masjid ini dengan baik. “Manfaatkanlah masjid yang sudah kita bangun dengan penuh perjuangan ini untuk mendukung program pemerintah dalam menjadikan generasi yang qurani,” pesannya.
Sementara Wali Nagari Aie Angek Anwar, sebelumnya mengatakan bahwa masjid merupakan tempat ibadah umat muslim yang mempunyai peran strategis dalam pertumbuhan peradaban umat islam. Untuk itu dalam pemanfaatannya masjid tidak hanya digunakan untuk tempat shalat saja, melainkan juga bisa kita mafaatkan untuk berbagai kegiatan yang lainnya. Seperti sebagai pusat pendidikan keagamaan, syiar agama, bahkan masjid juga bisa kita manfaatkan sebagai tempat untuk menyelesaikan berbagai persolan lainnya. Namun pada dasarnya fungsi utama masjid adalah sebagai tempat ibadah, kata Anwar.
Untuk itu, sebagai tempat ibadah masjid seharusnya diisi dengan berbagai kegiatan yang bernuansa keagamaan, shalat, dzikir, membaca dan juga tempat untuk menghafal al qur’an, tambahnya.
Acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh Ny. Emi Irdinansyah, Kemenag, Kabag Humas dan Protokol Syahril, Camat X Koto Hendra Setyawan,Forkompinca, ninik mamak, serta undangan lainnya. (Oce Satria/dari berbagai sumber)
