AOL, PANINJAUAN - Tak mudah bagi pengusaha perhotelan untuk berinvestasi di Kabupaten Tanah Datar. Resistensi masyarakat menjadi salah satu kendala, seperti yang terjadi di Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.
Rencana investasi pembangunan hotel berbintang di Nagari Paninjauan mendapat penolakan dari masyarakat tempatan. Bentuk penolakan itu dituangkan dalam pernyataan sikap bersama.
Tidak hanya itu, masyarakat Paninjauan mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak memaksakan kehendak pembangunan hotel di nagari Paninjauan.
“Dalam kesepakatan rapat seluruh lembaga unsur di nagari, kami menyatakan menolak rencana pembangunan hotel di Sungai Talang Paninjauan ini,” ucap Masril Koto salah seorang tokoh masyarakat Paninjauan seperti dikutip dari kabardaerah, Jumat (25/10/2019).
Ketua Lembaga Unsur Cadiak Pandai Nagari Paninjauan ini juga menyebutkan, ada 8 alasan penolakan masyarakat yang dituangkan dalam pernyataan sikap dan ditanda tangani oleh pemerintah nagari dan seluruh lembaga unsur.
Ia mengatakan, alasan yang paling ditakutkan oleh masyarakat Paninjauan adalah bergesernya tatanan kehidupan sosial, agama dan budaya yang sesuai dengan filosofi adat basandi sara'/ sara' basandi kitabullah (ABS/SBK).
Apalagi katanya, lahan yang akan dipakai untuk pembangunan hotel merupakan lahan produktif.
“Surat ini akan kami sampaikan kepada pemerintah daerah, dan OPD terkait. Jika ada pemaksaan, akan terjadi gejolak dengan masyarakat Paninjauan,” ancam Masril. (Oce)
Sumber: kabardaerah

