Ekowisata Aie Angek Layak Jual

Nagari Aie Angek
0


Oleh: Solfarina

MENANGGAPI tulisan Mak Yong Ardinal berjudul "Peluang dan Potensi untuk Memajukan Tanah Datar" di WAG AIE ANGEK KITO, saya pikir itu tulisan yang sangat bagus dan menarik.

Saya juga sering berpikir bagaimana meningkatkan kesejahteraan para petani di kampung melalui pengembangan lifelihood di tingkat tapak yang dikolaborasikan dengan ekowisata yang ada di aia angek.

Contohnya, pengembangan hasil tani menjadi turunan seperti seledri menjadi tepung seledri. Bisa juga jenis lain seperti bambu, karena di kampung banyak bambu alias batuang bisa dikembangkan menjadi kerajinan berbahan bambu yang mempunyai harga jual yang tinggi, olahan sayur menjadi permen atau lainnya. Masih banyak hasil pertanian yang bisa diolah jadi turunannya.

Di sisi lain kita sadar bahwa di kampung kita sangat banyak potensi ekowisata yang bisa dikembangkan. Tinggal bagaimana menjadikan ini menjadi satu action.

Untuk ekowisata berbasis masyarakat perlu adanya enterpreter yang nanti yang akan "menjual" pesona Aia Angek. Artinya harus ada org yang mampu menjelaskan apa-apa saja wisata yang ada berikut dengan penjelasannya. Misalnya saja, perihal asal-usul nama Aia Angek, tahun berapa nama tersebut  diberikan, apa-apa saja kearifan lokal yang ada, apa manfaat aia angek (kolam aia angek).

Termasuk misalnya, apa saja cerita hal ikhwal  tentang Tabek Busuak.

Saya rasa akan menjadi daya tarik bagi wisatawan. Nah, di situ dimasukkan juga promosi-promosi hasil dari para petani yang sudah diolah.(*)


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)


Media ini tayang pertama kali pada 10 Maret 2009
sebagai media informasi seputar kampung halaman dan rantau.


Tungganai:
. Ketua Ikaira Jaya

Tim Redaksi:
. Oce E Satria Dt Tumuamaik

. Indra Thalib St Lelo Kayo

. Yuliusman Kamil


To Top